Jumat, 27 April 2018

HUKUMAN ATAS KEKECEWAAN


hai..
aku berjalan mundur ke tahun dimana
aku dan kamu bertemu
dalam keheningan dan senyum yang dulu selalu hadir

hai... 
aku berjalan ke belakang beberapa hari,,
menyelidiki sikap yang tak biasa 
dan pelan makin berasa

tak apa, lakukan saja sesukamu
aku tau kebohongan itu 
akan terbuka dengan sendirinya
meskipun kau sembunyikan 
di dalam hatimu yang teramat dalam

aku hanya tersenyum, 
dan melihat betapa polosnya kamu dengan senyuman tulus
tiba-tiba hancur seketika ketika 
percayaku kau hancurkan

apa hukuman yang tepat bagimu??
untuk sebuah kecewa yang kau tanam di jiwaku?
apa harus ku katakan hukuman paling pantas?
"menganggapmu tak ada" 

x

Selasa, 17 April 2018

jauh dan pergi

melangkahlah yang jauh,,
aku sama sekali takkan menghalangi langkah kakimu.
melangkahlah dan jangan menoleh ke belakang,
aku memang di belakangmu mengawasi..
namun jangan kau perdulikan aku ini.
jauh dan jauh,, coba saja kata ini
dan kau akan berhasil menjauh perlahan dari sisiku
katakan saja kau pergi, ucapan saja sekarang
jika untuk sanggup entahlah,
apa kau mau??
aku bersiap melepaskan tangan
yang dulu pernah saling menggenggam
aku bersiap melepas pelukan
ketika nanti kau sudah menemukan sandaran baru..
aku bersiap atas ketidakmungkinan
sekaligus ketidaksanggupan.
mau apalagi?
jika sudah menutup pintu, tutuplah yang rapat.
dan katakan "SELAMAT TINGGAL"
x
x

Senin, 05 Februari 2018

RINDU

aku punya banyak rindu
yang aku simpan sejak dahulu
sebelum aku mengenalmu,
ataupun sebelum aku menatap matamu..

aku  punya rindu, ketika rindu itu hilang
dia akan kembali padaku bersamamu
kenapa?
karena kau adalah bagian dari rangkaian rindu yg
sudah lahir di hatiku

akan ku bagi satu saja rindu yang
penuhnya antara langit dan bumi
sedang kau hanya penghuni satu - satunya yang ku bagi
untuk kau nikmati sendiri..

VIND 2018

Jumat, 02 Februari 2018

AKU BELAJAR DARI HUJAN

sesekali ku berbaik pada masalalu
kadang mereka menganggapku adalah orang
yang tak bisa lepas dan jauh dari bayangan lalu,
apakah aku seperti itu??
entahlah,,
mereka ada dan mereka yang menilaiku, aku hanya menikmati kisahku..

sesekali ku dengarkan hujan
bagaimana rintiknya
tenangkan hati, namun ada rasa takut
ketika hujan itu semakin besar,,
lalu kilat datang menyambar,,

hujan, aku akan belajar padamu
ketika kau jatuh berkali - kali dan terlalu sering
apakah kau mengeluh?
apakah kau akan berhenti dari biasamu??

kau tetap jatuh dan mengulang lagi,,
karna itu takdirmu,,
karna kau hanya butiran yang di suruh Tuhan tuk jatuh ke bumi
dimana aku berpijak dan akan dikebumikan nanti.

aku rindu engkau, hujan..
rindu kau meninggalkan kenangan manis saat gerimis
dan kau semakin deras menyapu semua kenangan
yang ku lukis pada kemarau panjang.

memang,, harusnya semuanya itu dikubur,
dihapus olehmu seperti kau hapus dia dariku...
semakin lama, aku terbiasa karna hatiku juga sebenarnya lara..
tentang siapa?? tentang dia..
dia masalaluku yang ku sebut "sempurna di masanya"

NIKMAT SETELAH PAHIT

jangan jadi aku,,
tak enak
apapun yang kau lihat
takkan sama dengan apa yang kau rasa

kenapa?
jangan bertanya,, memang rasanya kadang berat
apa aku menyerah disini saja?
ah jangan,, jika kau menyerah apa itu hidup namanya?

fikirlah berulang - ulang,
kadang nikmat itu datangnya dengan lara,
apakah kau sanggup membayangkan bahwa
rahasia Tuhan bisa ditebak manusia jalannya?
jika bisa itu bukan kamu,
melainkan Ia memberikanmu petunjuk apa yang akan terjadi.

jangan merasa hebat,
bahwasanya Tuhan bisa kau ungguli.
sedang nafasmu saja masih menumpang pada kenikmatan
yang tiada pernah kau bisa syukuri hadirnya.

kamu manusia,, akupun sama
kadang sama beratnya dengan ujian yang Tuhan beri,
kenapa? karena Dia sayang,
jika kau tak istimewa mungkin jalanmu akan mulus
tapi kau tak pernah meningkat ke tingkatan atas,
dan kau takkan merasa perjuanganmu manis..

Tuhan ingin tunjukkan ke engkau
bahwa segala hal yang pahit
takkan selamanya pahit,,
namun dia akan memberikan manis disetiap ujiannya.
namun,, ketika ujianmu datang
masihkah kau berbaik sangka padaNya atau berbalik menghakimiNYa bahwa
Ia sama sekali tak adil padamu??


Kamis, 01 Februari 2018

KATAKAN PADA AYAHMU "AKU SANGGUP"

yang ku tanya tentang dirimu,
aku nyatakan bahwasanya mendekatimu itu
apakah perlu?
nanti jika kau berubah fikiran katakan !
aku menunggu.

jika kau sudah perlu aku
nanti tarik tangan ini
dan bilang padaku,
kau sudah berubah dan
siap untuk mencintaiku..

apakah waktu kita saling mengenal
itu nyatanya lama daripada perkara sepele yang mengurusi tentang hati?
biar apakah aku dan jadinya aku nanti
apakah kau siap dengan inginku
jadi nafas di dirimu??

pertemuan yang singkat
namun meninggalkan cerita cinta yang begitu lama
sampai bertahun tahunpun,
cinta itu adalah masa lalu dan masa depan yang indah.

jangan katakan bosan.
iya, aku tau aku membosankan
tapi yang aku persembahkan padamu
itu bukanlah hal yang akan kau tinggalkan.
percayalah !!

katakan pada ayahmu,
aku sangat mencintaimu
bila ayahmu tak suka denganku,
katakan ke ayah, bahwa aku mampu jaga kamu.

bukan sekarang.
aku tau sekarang berat dan mustahil di kata
tapi yakinku, meminta izin dari ayahmu
akan ku lakukan agar aku menjagamu.
sepenuhnya dan hingga menua denganmu,.,

Senin, 29 Januari 2018

TANPA KOMITMEN

jika kau suka hujan
akupun sama,
tapi jika aku menyukaimu,
apakah sama juga jawabmu?

mendung kala malam datang dan gemuruh jadi satu
layaknya sebuah rindu yang ku redam sendiri
merinduimu bukan sebagai kekasih namun..
sebagai bagian hidup tanpa ada komitmen.

aku rapuh, sama sepertimu
namun kau masih kuat, mampu berjuang melihat wajahku
kala lelah dan kau masih mengarungi panjangnya jalan
di tengah sepi dini hari dan takutmu untuk bertemu denganku

apa kata yang pantas ku hadiahkan padamu
sedang kau begitu banyak melampaui ekspentasiku
sedang kau begitu banyak membuatku kagum
bagaimana sikapmu membuatku bangga padamu

pagi tiba kau masih terlelap dalam mimpi
memeluk erat dalam dekapan fiksi beberapa bulan lalu
dan kini berganti tahun yang menyimpan banyak rindu
untuk diulas kembali pada tahapan yang sudah tak sama lagi.

jika membayangkanmu, senyum ini mengembang
antara senang dan ingin ada kamu
namun cerita kita tergambar dalam visual yang terbatas
bukan seperti ingin kita, yang setiap saat ingin mengadu perasaan.

jika difikir berat, kisah ini berat
namun ku jalani dengan berfikir membahagiakanmu
juga bagian dari kebutuhanku.
lalu apakah kita juga akan jadi halal nantinya?
aku masih menunggu jawab Tuhan di sudut ruang gelap ini dengan berlinang air mata.


untuk kamu dan aku beberapa tahun kemudian

jangan katakan bahwa kau tak mengenalku,
aku hanya datang padamu sekali seumur hidup
aku hanya singgah padamu paling lama hanya beberapa tahun
dan terpisah dalam waktu sangat lama hingga kau tak mengenalku
lagi....

mata yang pernah menatap
mengatakan lebih dari sebuah kata
menyiratkan berbagai makna 
apa yang sebenarnya telah dirasa

kamu dan aku,
jika cinta pernah singgah
mungkin sekarang persinggahan itupun hilang
namun kenangan ketika kau memandang
dengan cinta yang begitu besar
aku masih merasakannya

kita dekat, namun jauh
kita saling menatap,
namun rasa telah lenyap
apakah semuanya yang sudah berakhir 
akan jadi seperti ini??

apakah nantinya ketika takdir
menemukan kita, apakah bibirmu akan berucap kata
"maafkan aku, sudah pernah lancang mencintamu"
ataukah "terimakasih sudah pernah menjadi bagian hidup yang sempurna,
namun kau bukanlah bagian dari akhir kisah hidup yang ku miliki"?

aku sanggup tanpa melihatmu
namun jangan kau panggil namaku ketika Rindu.
aku sanggup melupakanmu
namun jangan kau genggam erat bayangku

jika sadar, perih rasanya.
jika kau faham, cintamu masih tertinggal
kau masih mengoyak batin dengan nama yang kau mainkan.
namaku, akan hadir ketika kau menyebutnya tanpa matamu bisa melihat..

berkali ku merangkaikan kata - kata agar kau terpesona
berkali - kali ku titipkan do'a 
agar kau tetap terjaga oleh Tuhan disana.
aku sayang kamu.. apakah kau juga sama??

Minggu, 14 Januari 2018

PERGI NAMUN JANGAN PATAHKAN RINDUKU

kelabu malam ini
apakah sepinya malam ini tanpamu?
menyapamu pada rindu yang aku titipkan pada gelap,
apakah sampai?? tolong katakan !

aku menyapamu lewat mimpi
namun kau tak melihatku ada
jika aku berkata padamu tentang bagaimana artimu
apakah kau masih percaya bahwa kau bagai nafas yang berarti bagiku?

aku sudah sering berkirim surat pada takdir
agar pertemuan kita juga diselipkan disana
di waktu yang tepat dan tak terlambat
dan bagiku takdir tak pernah mendengarku berucap.

senja tadi yang ku lihat
bagai melihatmu tersenyum
dan itu membuatku sesak
karna terlalu sering merindukanmu tanpa pernah menyentuh tanganmu.

jika berkata rindu. mungkin kau
berpuluh - puluh kali lipat merindukanku
sangat,, sehingga kau menangis di tiap malammu
hanya karna kau jauh dariku.

jika bertanya apakah Tuhan kejam?
inginku menyalahkan, namun Tuhanlah yang punya kehendak
jika ku terus merayunya,
aku ingin cepat dipertemukan denganmu
agar bulir di pipimu tak lagi jatuh
karna jarak sering menyesakkan dadamu.

wahai kamu,,
ku peluk kau setiap saat
walau kau merasa bahwa aku hanya angin,,
bisakah kau merasa jua bahwa aku juga sama merindumu
dalam detik menit aku juga tersiksa,
namun tersiksaku adalah saat kau nanti hilang dan meninggalkanku..

aku yakin sakitku hanya saat kau PERGI DAN TAK MAU MENGENALKU

AKU BERUNTUNG MEMILIKIMU

melangkah, kaki ini sudah ratusan hari
kau isi hati ku dengan warna - warni cinta
cinta yang tak biasa yang dulu hilang
dan sekarang kembali aku rasakan.

tentang kamu, yang menjelma jadi bidadari
mengisi relung kalbu paling dalam
membuatku tau mana yang benar - benar hadir
dan mana yang pergi setelah lelah.

aku mendiskripsikan cintaku tentangmu
pada puluhan puisi yang tercipta
pada bayangan yang ratusan kali ku peluk
dan hati yang sudah nyaman untuk kau tempati

kau bagaikan segar yang hadir di kala aku haus
dilanda keringnya perih hidup yang singgah
kau telah sabar melewatinya
denganku walau kadang aku jahat padamu.

sabarmu,, mungkin tak bisa aku tiru
berkali kau aku usir kau tetap berdiri pada tempatmu
kau tak mau hilang dan juga kau tak mau enyah
karna apa???tolong jelaskan !

cintakah? sampai sebegitu besarkah cinta itu?
sehingga saat aku menolakmu kau tetap setia?
sayangkah?? meski aku pamit pergi kenapa
kau selalu saja menahan tangan ini.

kadang aku berfikir, hatimu sekuat itukah?
dan jika nanti akan ada seorang lain singgah
apakah tetap sama perlakuanmu?
ataukah hanya denganku?

ku suruh awan sampaikan cinta
yang mengepul jadi satu membentuk hati..
ku suruh ia mendatangimu
dan katakan bahwa "aku beruntung memilikimu"

HUKUMAN ATAS KEKECEWAAN

hai.. aku berjalan mundur ke tahun dimana aku dan kamu bertemu dalam keheningan dan senyum yang dulu selalu hadir hai...  aku ...