Dear EYP,
apa kabar? masih bisakah kau merasakan bagaimana sayang ini masih membara untukmu?
masihkah kau merasakan bagaimana aku berjuang mati2an untuk menjagamu walau hanya bisa lewat hal yang tak kasat mata?
jika dulu aku sayang kamu, ya memang kau dulu hak ku dan aku berhak mengingatkanmu ketika kau salah.
namun, sekarang? apa Hak ku? apa yang bisa ku berikan padamu? ketika kau sudah berganti hati dengan yang lain. apa bisaku?
aku sudah orang lain yang tak bisa melarangmu atau meluruskan bagaimana fikirmu.
Dear Adik ataupun Orang yang masih ku sayang...
jika kau dulu kemana - mana menutup kepalamu dengan hijab bagaimana dgmu sekarang?
kau sudah berbeda saat ini dg saat kau dgku
ingatlah,, manusia itu cantik dari hatinya bukan parasnya yg di rubah.
jika saja dunia tak sekejam ini maka tanganku takkan pernah mengenal arti menulis. takkan ada cerita dibalik diary elektronik ini. bagiku kata -kata indah mampu menghapus perihku
Kamis, 29 Juni 2017
Minggu, 11 Juni 2017
SAMA
tak usah berharap dunia ini kan adil padamu
tak usah beranggapan bahwa dunia juga akan menggenggamu ketika jatuh
dunia itu kejam
sekejam hati yang ditinggalkan oleh harapan.
pupus sudah...
kau sandarkan punggungku ketika lelah
namun semua ini masih serba salah
atas keberadaanku yang tak biasa.
berkali berbuat untuk tetap tegar pada hati
nyatanya hati ini juga remuk sendiri oleh keadaan.
siapa yang mendengar? siapa yang mengerti?
takkan ada yang mau mengerti.
ingatlah kau juga akan tumbang pada masanya
namun tidak pada harapan yang kau titipkan pada mereka
kau bisa lelah
tapi mereka tak peduli apa yang kan kau rasa
mereka itu egois..
mereka itu hanya ingin di dengar tanpa mendengar
mereka ingin dimengerti namun tak mau mengerti.
huft.. semuanya sama...
dan akan sama selamanya
tak usah beranggapan bahwa dunia juga akan menggenggamu ketika jatuh
dunia itu kejam
sekejam hati yang ditinggalkan oleh harapan.
pupus sudah...
kau sandarkan punggungku ketika lelah
namun semua ini masih serba salah
atas keberadaanku yang tak biasa.
berkali berbuat untuk tetap tegar pada hati
nyatanya hati ini juga remuk sendiri oleh keadaan.
siapa yang mendengar? siapa yang mengerti?
takkan ada yang mau mengerti.
ingatlah kau juga akan tumbang pada masanya
namun tidak pada harapan yang kau titipkan pada mereka
kau bisa lelah
tapi mereka tak peduli apa yang kan kau rasa
mereka itu egois..
mereka itu hanya ingin di dengar tanpa mendengar
mereka ingin dimengerti namun tak mau mengerti.
huft.. semuanya sama...
dan akan sama selamanya
Kamis, 08 Juni 2017
TAK ADA KATA RAGU
dari sekian banyak hari terlewati
hanya ada lagu sendu mengiri dentuman jantungku
jika sebuah benda kecil ini penghantar suara di telingaku
masih ada deru nafasmu yg terdengar dan itu bahagiaku,
kamu yang jauh disana
anggap saja aku sebagai pengagum yang tak layak kau sapa
kamu yang jauh disana...
masihkah hatimu juga ada rasa sepeti kisah lama kita?
aku masih bertanya - tanya hingga detik ini
jika kau tak mencintaiku layaknya dulu
kenapa sering kali tangismu pecah
saat aku pamit memunggungimu?
suaramu, tawamu, sedihmu
yang bisa ku dengar dari kejauhan
hanya bisa ku dengar dengan batasan
tak bisa memandangmu ataupun menggenggammu nyata.
pagi ini, masih kau tertidur lelap
dengan tenangnya saat kau berharap ada peluk dariku
pagi ini, kau masih terus memintaku
menungguimu hingga kau mengarungi mimpi.
ketika batin lebih tajam dari mata
ketika batin lebih peka merasa
kau melakukan apapun juga tetap ada dalam dekapan
kau juga tetap ada walau langit jadi pembatasnya.
jika tak ku sebut sayang dan cinta
lantas ini apa?
apakah kedua rasa itu hanya akan ada untuk
dua insan yang menjalin hubungan "pacar"?
tak ku takutkan aku menyebutmu sebagai sayang
tak ku ragukan aku mengatakan cinta
meski kau mengartikan salah pada diriku.
tetaplah besanda pada bahuku sepeti biasa
Love u more,,
cinta ini lebih dan lebih bagimu
takkan ada kata berhenti dan mati
walau nanti keadaan tak bisa sama.
setidaknya aku pernah bahagia bisa mencintaimu
hanya ada lagu sendu mengiri dentuman jantungku
jika sebuah benda kecil ini penghantar suara di telingaku
masih ada deru nafasmu yg terdengar dan itu bahagiaku,
kamu yang jauh disana
anggap saja aku sebagai pengagum yang tak layak kau sapa
kamu yang jauh disana...
masihkah hatimu juga ada rasa sepeti kisah lama kita?
aku masih bertanya - tanya hingga detik ini
jika kau tak mencintaiku layaknya dulu
kenapa sering kali tangismu pecah
saat aku pamit memunggungimu?
suaramu, tawamu, sedihmu
yang bisa ku dengar dari kejauhan
hanya bisa ku dengar dengan batasan
tak bisa memandangmu ataupun menggenggammu nyata.
pagi ini, masih kau tertidur lelap
dengan tenangnya saat kau berharap ada peluk dariku
pagi ini, kau masih terus memintaku
menungguimu hingga kau mengarungi mimpi.
ketika batin lebih tajam dari mata
ketika batin lebih peka merasa
kau melakukan apapun juga tetap ada dalam dekapan
kau juga tetap ada walau langit jadi pembatasnya.
jika tak ku sebut sayang dan cinta
lantas ini apa?
apakah kedua rasa itu hanya akan ada untuk
dua insan yang menjalin hubungan "pacar"?
tak ku takutkan aku menyebutmu sebagai sayang
tak ku ragukan aku mengatakan cinta
meski kau mengartikan salah pada diriku.
tetaplah besanda pada bahuku sepeti biasa
Love u more,,
cinta ini lebih dan lebih bagimu
takkan ada kata berhenti dan mati
walau nanti keadaan tak bisa sama.
setidaknya aku pernah bahagia bisa mencintaimu
Langganan:
Postingan (Atom)
HUKUMAN ATAS KEKECEWAAN
hai.. aku berjalan mundur ke tahun dimana aku dan kamu bertemu dalam keheningan dan senyum yang dulu selalu hadir hai... aku ...
-
dari sekian banyak hari terlewati hanya ada lagu sendu mengiri dentuman jantungku jika sebuah benda kecil ini penghantar suara di telingak...
-
Ku haus dalam rindu yang tak bisa ku sampaikan lewat kata pada jarak yang pernah ku buat dan ku tinggalkan sendiri aku yang memaksa p...
-
tak usah berharap dunia ini kan adil padamu tak usah beranggapan bahwa dunia juga akan menggenggamu ketika jatuh dunia itu kejam sekejam ...